Detail Cantuman Kembali

XML

penentuan kenaikan muka laut pada perairan Surabaya dengan pendekatan pasang surut


Kenaikan muka laut merupakan permasalahan penting yang harus dihadapi negara-negara pantai atau kepulauan di dunia, karena dapat berdampak langsung pada pemunduran garis pantai sehingga menggusur daerah pemukiman dan mengancam daerah perkotaan yang rendah. Kota Surabaya merupakan daerah perkotaan yang rendah. Wilayah Kota Surabaya secara geografis berbatasan dengan Selat madura pada sisi Utara dan Timur, dengan topografi 80% merupakan dataran rendah dengan ketinggian 3-6 m dan 20% perbukitan landai dengan ketinggian kurang dari 30m. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang kenaikan muka laut yang terjadi di Perairan Surabaya. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data pasang surut 16 tahun dari Badan Informasi Geopassial (BIG) yang memiliki stasiun pasang surut di Pelabuhan Perak Surabaya dan data amatan pasang surut di Pantai Kenjeran desa Nambangan Perak Surabaya. Data pasang surut dianalisis menggunakan metode Admiralthy untuk mengetahui komponen pasang surut dan Mean Sea Level. Dari hasil perhitungan tersebut kemudian dilakukan analisis regresi metode kuadrat terkecil untuk mendapatkan fungsi trendline sehingga dapat diketahui nilai kenaikan muka laut yang terjadi. Kenaikan muka laut yang terjadi di Pantai Kenjeran dengan membandingkan data Juni 2009 dan Juni 2012 sebesar 1,1095 cm atau 3,7 mm per tahun. Pada pelabuhan perak terjadi kenaikan fungsi trendline y= 0,0164 (x) + 156,86 setiap bulannya dari Januari 1994 - Desember 2009 atau mengalami kenaikan 1,968 mm per tahun.
Feby Wisnu Aji - Personal Name
Engki A. Kisnarti - Personal Name
Viv Djanat Prasita - Personal Name
624.14.06 Feb P
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2013
Surabaya
xi, 62 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...